Mengenal Jenis Bahan Jaket Untuk Pria | WA 0813 8249 5027

Mengenal  13 Jenis Bahan Jaket Untuk Pria

Seperti kita ketahui jaket mempunyai fungsi untuk melindungi tubuh dari angin dan cuaca dingin, sehingga penggunaan jenis bahan jaket berperan penting terhadap kualitas dari jaket yang dibuat. Dalam  konveksi jaket jakarta ada banyak bahan yang digunakan untuk pembuatan jaket. Bahan-bahan tersebut memiliki jenis tekstur yang berbeda dari bentuk permukaan (kasar, halus, licin), maupun karakter yang berbeda.

Demikian juga untuk ketahanan, kekuatan dan kenyamanannya tentu berbeda-beda, setiap jenis bahan jaket memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing jika dipakai. Ada jaket yang memiliki bahan yang kuat, namun dibalik kelebihannya adapun kekurangannya tidak bisa menahan air. Ada pula jaket yang memiliki bahan yang tahan air namun panas jika digunakan dan ada pula jaket yang mempunyai bahan tahan air tetapi juga menghangatkan badan jika digunakan. Jadi untuk cuaca panas atau hangat, pilihlah jaket yang mempunyai bahan agak tipis biar tidak kegerahan dan jika cuaca dalam keadaan dingin atau saat berkendara maka pilihlah jaket yang berbahan tebal namun tidak panas saat digunakan.Untuk itu pemilihan jenis bahan jaket memegang peranan penting sehingga harus disesuaikan dengan keperluan dan kebutuhan.Jangan sampai hanya karena modelnya yang bagus kemudian mengkesampingkan jenis bahan jaket yang akan digunakan.

Dibawah ini beberapa jenis kain  yang biasa digunakan untuk pembuatan jaket pria di konveksi jaket jakarta adalah :

1. Kain Diodora, Lotto dan Adidas

Kain diodora, adidas, lotto adalah kain yang biasa digunakan oleh merk atau brand terkenal yaitu diodora, adidas, lotto. Sehingga mereka dinamakan brand pemakainya. Jenis bahan jaket  ini biasa digunakan  untuk membuat   jaket sport. Hal ini dikarenakan jenis kain dari ketiganya mempunyai karakter bersifat menyerap keringat dan sangat nyaman dipakai sehingga biasa digunakan untuk kegiatan olahraga.

Kain lotto mempunyai tekstur lebih mengkilat, lebih halus, lemas dan lembut mempunyai sifat menyerap keringat juga terasa dingin dipakai sehingga cocok untuk bahan pembuat jaket sport.

Kain lotto seperti kain diadora yauti terlihat mengkilat namun lebih tipis dari kain diadora.

Diodora dan Lotto merupakan jenis bahan jaket yang mempunyai karakter agak mengkilat. Diadora agak lebih tebal dibandingkan Lotto, sedangkan Adidas mempunyai tampilan tidak mengkilat, tidak panas, mudah menyerap keringat, halus, tidak berbulu dan memiliki ketebalan yang hampir sama dengan lotto.

2. Kain Kanvas

Jenis bahan jaket ini mempunyai karakter lapisan atasnya sedikit berbulu dan benang atau material ringan mudah menempel pada bahan kanvas. Jenis bahan jaket ini biasanya digunakan untuk membuat jaket berupa semi jas atau jaket kasual karena bahan ini sangat casual saat di gunakan, dan terlihat sangat resmi.

Bahan Kanvas merupakan sejenis kain berserat tebal dan sangat kuat yang biasa digunakan untuk membuat jaket.
Jenis Bahan Kain Kanvas juga memiliki macam-macam jenis dengan serat dan ketebal yang berbeda-beda, mulai dari Kanvas Marsoto, Kanvas Ring, Kanvas Sweeding, Kanvas Garuk dan Baby Kanvas.
Secara umum dipasaran dipakai dua jenis kain kanvas yaitu :

Kain kanvas sweeding teksturnya lebih halus, dan berserat kecil dan kain kanvas garuk teksturnya agak sedikit kaku dan seratnya lebih besar dibanding dengan kanvas sweeding.

Jaket-jaket distro menggunakan bahan ini seperti jaket varsity, jaket komunitas dan jaket casula lainnya.

3. Kain Corduroy

Jenis bahan corduroy terbuat dari cotton yang dimana serat-serat pada kain tersebut di twist (dipuntir) ,sebelum akhirnya ditenun, sehingga terlihat seperti tali berumbai yang akan terlihat seperti saluran yang berbentuk garis-garis disepanjang kainnya. Kain conduroy mempunyai bahan yang tebal mempunyai tekstur bagus dan halus, biasanya terbuat dari serat sintetis 100% akan tetapi ada juga yang merupakan campuran dengan bahan lainnya seperti cotton.

Jenis bahan jaket ini mempunyai kekuatan yang cukup bagus yaitu diatas polyster atau 10 kali lebih kuat bila dibandingkan dengan bahan cotton, cukup ringan, tahan sobek, tidak mudah lecet, dan warna tidak cepat pudar jika dipakai dalam waktu lama, memiliki garis-garis di permukaan kain, menarik dilihat,dan lembut jika disentuh dan tersedia dalam banyak warna.

Bahan cordura ini juga biasa digunakan untuk produk dengan kebutuhan kinerja tinggi, seperti pakaian militer, jaket motor dan lain-lain.

Jenis bahan ini juga dipakai untuk membuat jaket sweater, jaket/blazer wanita, dan jaket anak.

4. Kain Wol

Jenis bahan jaket ini terbuat dari bulu binatang. Biasanya diambil dari bulu domba yang dipintal kemudian ditenun menjadi kain. Jenis bahan jaket ini sering dipakai membuat jaket untuk melindungi mereka dari musim dingin.
Jaket jenis ini cukup populer di eropa terutama yang negaranya memiliki cuaca dingin karena jaket ini biasa dipakai untuk menghangatkan badan. Jenis bahan jaket ini tergolong awet, tahan lama, dapat menyerap kelembaban dan keringat.

5. Kain Drill

Beberapa orang menggunakan jenis bahan  drill untuk membuat jaket, hal ini dikarenakan jenis bahan ini  menyerap keringat, tekturnya halus dan dingin kalau dipakai. Jenis bahan ini dipintal dengan tekstur miring atau diagonal dengan memiliki jalinan benang yang kuat,  lebih rapat, lembut, tahan kusut, serta warnanya tidak mudah pudar terdiri dari campuran katun dan polyester.

Berdasarkan seratnya jenis bahan drill dibagi menjadi 3 yaitu :

Twill Drill (serat kecil)

America Drill (serat sedang)

Japan Drill (serat besar)

Berdasarkan tebal/ tipis bahan drill dibagi menjadi 2 yaitu :

Bahan drill ringan/tipis biasanya digunakan sebagai bahan pakaian seperti kemeja, jaket, blus, dan pakaian olahraga
Bahan drill tebal biasanya digunakan sebagai bahan korset, dan bahan pakaian kerja dan seragam.

Jenis bahan jaket ini biasanya digunakan untuk membuat jaket komunitas dan jaket motor untuk pengendara sepeda motor yang melindungi kulitnya menjadi warna hitam karena terkena terik matahari.

Jenis bahan drill yang biasanya ada dipasaran adalah american drill, japan drill dan taipan drill.

6. Kain Hight Twist

Jenis bahan jaket ini mengandung bahan sintetis  sehingga akan sedikit panas bila dipakai dan tidak bisa menyerap air dengan baik. Bahan sintetis polyester inilah yang membuat sifat kainnya memiliki permukaan halus, warnanya mengkilap, dan tidak mudah kusut.

Jenis bahan ini biasa digunakan untuk membuat jaket parka, semi jas dan jas. dan untuk mengatasi panas biasanya bagian dalam dilapisi dengan cotton 100% sehingga akan terasa nyama bila dipakai.

Beberapa merk  high twist hadir yang biasanya ada di pasaran adalah Jet Black, Tiger, Sebastian, Caravelle, Intercooler, Maxi Style, Staff dan Serasi.

7. Kain Twill

Jenis bahan jaket ini terbuat dari katun china yang mempunyai tekstur ringan dengan permukaan kain diagonal dan  kainnya lebih tebal dibandingkan drill.

Jenis bahan ini biasa digunakan untuk pembuatan jaket komunitas atau jaket motor, sebagai pengganti bahan drill.

8. Kulit Hewan dan Kain Sintetis Kulit

Jenis bahan jaket ini terbuat dari kulit asli hewan atau kulit sintetis. Jenis bahan jaket kulit berasal dari beragam jenis kulit seperti kulit buaya, kulit domba, kulit sapi, kulit kambing dan kulit binatang lainnya sementara kulit sintetis adalah kulit tiruan/buatan bukan kulit hewan dibuat dari jenis bahan yang mirip kulit aslinya dengan warna tidak mudah pudar bersifat glossy, motif, dan warna. Ada 2 jenis bahan yang sering digunakan sebagai kulit sintetis yaitu kulit sintetis PVC dan kulit sintetis PU. Jenis bahan kulit sintetis juga memiliki karakteristik yang relatif kaku, permukaannya halus, warnanya tegas dan mengkilap.

Sementara itu jenis bahan kulit memiliki karakteristik permukaan agak kasar, kuat, tahan lama, elegan, alami, lentur, mampu menahan resapan air dan angin, warna cenderung kusam serta mempunyai bau yang khas.

Jenis bahan ini banyak digunakan untuk  membuat jaket motor atau rompi motor karena bisa melindungi tubuh dari terpaan angin dan hangat. Walaupun begitu banyak juga yang menggunakan sebagai jaket casual karena penampilan jaketnya yang modis.

Jenis bahan kulit asli tentunya lebih mahal dari pada kulit sintetis, walaupun begitu warna, dan corak dari kulit sintetis  tidak kalah dengan kulit asli. Dalam perkembangannya banyak jenis bahan kulit sintesis yang digunakan untuk membuat jaket karena tentunya harganya lebih murah dibandingkan dengan kulit asli.

Yang perlu diingat adalah bahan kulit tidak perlu dicuci cukup diusap dengan kain lembap untuk membersihkan dari kotoran.

9. Kain Tery atau Babytery

Jenis bahan jaket ini terbuat dari serat kapas dan biasa digunakan untuk membuat jaket.  Hal ini dikarenakan jenis bahan jaket ini mempunyai karakter tebal, ringan, teksturnya yang lembut,agak berbulu, ada lipatan serat kecil di salah satu sisinya dan mempunyai daya serap tinggi. Bahan Tery seperti bahan Fleece, hanya saja seratnya lebih kecil dan lebih halus tidak berbulu dan untuk serat yang lebih kecil lagi dinamakan Baby Terry.

Jenis bahan ini juga tidak panas yang bisa berfungsi untuk menghangatkan badan sehingga nyaman dipakai walaupun bahannya tebal sehingga biasa digunakan untuk membuat jaket hoodie, jaket sweater, dan jaket untuk anak. Jenis Jaket  dengan bahan babytery ini cocok digunakan bagi mereka yang berada di iklim tropis.

10. Kain Fleece

Jenis bahan jaket ini biasa digunakan oleh konveksi jaket jakarta untuk membuat jaket karena memberikan nuansa hangat. Jenis kain fleece ini sangat populer digunakan untuk bahan jaket, baik jaket distro sampai jaket komunitas sering menggunakan bahan ini.

Bahan fleece ini terbuat dari campuran cotton dan wol, sehingga sangat baik dalam menahan panas sehingga pemakainnya akan merasa hangat. Sehingga tidak disarankan pemakainya memakai jaket berbahan ini di panas terik.

Jenis bahan jaket ini memiliki banyak kelebihan, antara lain memiliki tekstur yang lembut, bulu halus, hangat, cepat kering, ringan, elastic dan menyerap air . Dilihat dari tampilannya kain fleece seperti kain terry hanya saja berbulu pada bagian dalamnya menjadi lebih tebal dan lebih hangat.

Dalam perkembangannya jenis bahan jaket ini mulai menggunakan bahan campuran polyster seperti polyethlene terephthalate (PET), nylon, lycra, dan berbagai jenis bahan sintetis lainnya. Jenis kain Fleece memiliki macam-macam jenis, mulai dari Fleece Polyster, Fleece Cotton, Fleece Micro, Fleece Polar, Fleece Bamboo, CVC Fleece dan lain-lain.

Karakter bahan fleece adalah empuk, halus dan hangat. Cocok bagi mereka yang berada di wilayah cukup dingin seperti pegunungan. Jenis bahan ini biasa digunakan untuk membuat jaket sweater, jaket varsity dan jaket hoodie.

11. Kain Denim/Jeans

Jenis bahan jaket ini tergolong tebal dengan tekstur yang bervariasi, ada yang lembut dan kasar, tidak terlalu lentur, kuat dan tahan lama. Sehingga tidaklah mengherankan jika jenis bahan ini biasanya digunakan sebagai jaket untuk melindungi tubuh dari terpaan angin dan udara dingin. Hanya saja kain denim ini adalah tidak tahan terhadap air.

Dahulu jenis bahan ini terbuat dari katun kasar yang kemudian digunakan untuk pakaian kerja pekerja tambang, akan tetapi dalam perkembangannya bahan denim dicampur dengan bahan lainnya sehingga menjadi elastis dan tidak kasar.

12. Kain Parasut

Kain parasut/parasit 

Jenis bahan jaket ini mirip dengan bahan mikro, tergolong tipis akan tetapi memiliki kelebihan anti air yaitu tidak tembus air pada saat terkena hujan, ringan, mudah dibersihkan,  cepat kering dan kedap angin sehingga sering digunakan untuk membuat jaket anti air. Kain parasut ini juga sering digunakan untuk jaket komunitas.

Walaupun kain parasut ini kedap air dan angin tetapi kain parasut ini tidak bisa menyerap keringat sehingga sangat tidak disarankan memakai jaket berbahan parasut ini pada saat cuaca panas,

Jenis kain parasut yang biasa umum dipakai yaitu parasut WP (water proof) dan parasut P9 (sering dipakai jaket promosi dealer). Jenis bahan jaket ini biasa digunakan untuk membuat jaket  hoodie, jaket varsity,jaket bomber, jaket gunung, jaket motor dan jaket olahraga.

13. Kain Taslan

Jenis bahan jaket ini tergolong eksklusive dan mahal. Biasanya digunakan untuk jaket-jaket bagus dengan nuansa elegan. Kain taslan biasa digunakan untuk membuat jaket karena sifatnya yang tahan air, tahan angin, lembut dan lebih tebal. Jenis bahan jaket ini terkenal eksklusive karena mempunyai karakter kain yang tahan terhadap air (walaupun tidak semua kain taslan sekarang ini anti air)

Kain taslan ini banyak macamnya seperti taslan salur, taslan korea, taslan lokal, atau taslan taslan yang lain. Bila dibandingkan dengan kain parasut, jika dilihat sepintas sepertinya mirip akan tetapi bila diperhatikan kain taslan lebih tebal, lembut, ringan dan kuat.

Saat ini kain taslan sangat diminati oleh konveksi jaket touring. Banyak pengendara motor yang menggunakan kain ini sebagai jaket motor.selain itu kain ini juga digunakan sebagai bahan untuk jaket bomber, jaket varsity, jaket rompi, jaket parka atau jaket untuk keperluan outdoor lainnya.

Bagi anda yang ingin memesan seragam kerja dapat menghubungi kami di SMS/WA no 0813-8249-5027

Kami menerima pesanan pembuatan seragam kerja dari seluruh indonesia secara custom (berdasarkan pesanan) dan selama memesan seragam kerja, anda kami berikan konsultasi gratis baik design atau bahan yang akan digunakan jika memang diperlukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
× Silahkan chat dengan kami