Tehnik Tusuk Jahitan Baju Seragam | WA 0813 8249 5027

9 Tehnik Tusuk Menjahit Baju Seragam 

Dalam dunia konveksi baju seragam atau konveksi pakaian tidak akan terlepas dari istitah jahit menjahit. Seperti kita ketahui setiap orang pasti mempunyai variasi pakaian dari mulai pakaian dalam sampai pakaian luar, dari pakaian informal atau santai sampai pakaian formal sebagai contohnya baju seragam kerja. Akan tetapi jika baju seragam tiba-tiba rusak mau tidak mau anda harus memperbaiki.

Berikut ini beberapa tehnik dasar tusuk jahitan manual dengan menggunakan tangan yang bisa anda pelajari dan bisa anda gunakan untuk memperbaiki baju seragam anda yang rusak.

Tehnik dasar tusuk jahitan manual ini biasanya diajarkan di sekolah-sekolah SMK jurusan Tata Busana dan tidak ada salahnya kita mengenal karena kita akan menghemat uang daripada harus membeli mesin jahit yang mau tidak mau harus mengeluarkan modal besar. Alasan lainnya adalah teknik dasar tusuk jahitan menggunakan tangan memberikan hasil yang lebih bervariasi bila dibandingkan dengan mesin dan hasilnya jauh lebih baik.

Berikut ini beberapa tehnik tusuk jahitan yang perlu anda ketahui tentang tehnik dasar menjahit :

1. Tehnik dasar menjahit tusuk jelujur

Tehnik dasar menjahit ini digunakan untuk membuat jahitan  sementara pada pakaian atau baju seragam yang rusak sehingga terlihat lebih rapi bahkan sempurna..

Tehnik dasar tusuk jelujur mempunyai kegunaan yaitu menjahit sisi kain, membuat kain yang mempunyai efek kerutan dan menutup sisi ujung dari suatu bentuk kain

Caranya adalah dengan tusukan jarum jahit yang telah diberi benang ke pakaian yang rusak dari bagian dalam kain ke luar. Jaga sedikit jarak, kemudian tusuk kembali jarum  kearah dalam. Lakukan berulang-ulang dengan menjaga jarak yang sama sampai pakaian yang robek tertutup sempurna.

Tehnik dasar menjahit tusuk jelujur terbagi menjadi 3 jenis yaitu :

Tusuk jelujur dengan jarak tertentu :Tusuk jejulur dengan jarak yang sama dan konsisten. Biasanya dipergunakan untuk jahitan yang bersifat sementara.

Tusuk jelujur dengan jarak renggang : Tusuk jelujur dengan jarak satu spasi diantara jarak setiap jahitannya. Biasanya menggunakan benang rangkap dan saat selesai akan terlihat jejak pada jahitannya. sehingga bekas tusukan tersebut akan meninggalkan jarak dari benang yang digunakan sebagai tanda dalam menjahit pakaian.

Tusuk jelujur biasa  : Tusuk jelujur dengan jarak tidak sama atau acak.

Lihat pada gambar dibawah ini :

tusuk-jelujur

tehnik dasar jahit tusuk jelujur

2. Tehnik dasar menjahit tusuk flanel

Tehnik dasar menjahit tusuk fanel berfungsi untuk menjahit bagian pinggiran pakaian atau merekatkan bagian bawah celana dan bagian bawah rok. Ada 3 kegunaan dari teknik dasar menjahit tusuk fanel yaitu sebagai tusukan dasar, hiasan dan sulaman bayangan dengan jarak rapat dengan mengikuti motif yang ada.

Tusuk fanel ini biasanya digunakan pada kain yang mempunyai nilai jual yang mahal.

Caranya adalah tusukan jarum jahit yang sudah beri benang dengan melakukan tusuk jelujur terlebih dahulu pada kain yang sudah diobras.Kemudian lakukan tusukan dari bagian dalam kain (tepat diujung lipatan) dengan langkah mundur tusukan 0.75 cm ke bawah. Tusukkan jarum ke arah kanan dan mundr lagi 0.5 cm. Tusukkan kembali keatas tusukan pertama dan lanjutkan hingga selesai.lakukan tusukan silangan secara berselang seling dibagian tengah dan bawah lipatan seperti pada gambar di bawah ini :

tusuk-flanel

tehnik dasar jahit tusuk flanel

3. Tehnik dasar menjahit tusuk feston

Tehnik dasar menjahit tusuk feston berfungsi untuk menjahit bagian pinggiran kain dan biasa digunakan untuk merapihkan jahitan kaos kaki. Pola tusukan feston berfungsi juga sebagai dekorasi atau hiasan. Hal ini tentunya harus memperhatikan kombinasi warna benang yang dipilih dan biasanya bentuk yang dibuat dengan pola tusukan feston ini adalah pola bunga,

Caranya adalah tusukan jarum jahit yang sudah beri benang dikain bagian dalam pada nomor 1 lalu tusukan jarum dari luar ke dalam seperti nomor 2. Kemudian tusuk jarum di nomor 3 hingga benang berada di atas benang jahitan nomor 1. Lakukan pola jahitan tersebut berulang-ulang sampai selesai seperti pada gambar di bawah ini :

tusuk-feston

tehnik dasar jahit tusuk feston

4. Tehnik dasar menjahit tusuk tikam jejak

Tehnik dasar menjahit tusuk tikam jejak digunakan sebagai pengganti jahitan mesin jahit karena mempunyai alur seperti mesin jahit. Tusukan tikam jejak berfungsi membuat hiasan berbentuk lurus, melingkar atau sesuai motif yang diinginkan, menyambungkan satu kain dengan kain yang lainnya dan memasang resleting pada kain.

Caranya adalah tusukan jarum jahit yang sudah beri benang dari bagian dalam kain ke luar. kemudian buat sedikit jarak ke kanan lalu tusukkan lagi ke dalam . Buat jarak sebesar 2 kali jarak pertama, lalu tusukkan lagi jarum ke arah luar, tepatnya di sebelah kiri tusukan jarum yang pertama . Setelahnya, lanjutkan pola tusukan sampai selesai. Lihat gambar dibawah ini :

tusuk tikam jejak

tehnik dasar jahit tusuk tikam jejak

5. Tehnik dasar menjahit tusuk batang/tusuk tangkai

Tehnik dasar menjahit tusuk batang digunakan biasanya sebagai hiasan khusus pada kain dengan hiasan berbentuk batang.

Caranya adalah tusukan jarum jahit yang sudah beri benang dengan pola menjahit mundurt mundur 1/2 cm dengan mengaitkan 5 sampai dengan 6 benang pada kain. Kemudian jarum ditarik keluar dan menghasilkan tusuk batang. Lakukan berulang-ulang. Jika ingin mendapatkan pola batang yang lebih besar jarak tusukan jarum dibuat lebih rapat dan mengaitkan kainnya lebih banyak/besar. Lihat gambar dibawah ini :

tusuk batang

tehnik dasar jahit tusuk tikam batang

6. Tehnik dasar menjahit tusuk rantai

Tehnik dasar menjahit tusuk rantai digunakan biasanya sebagai hiasan khusus pada kain dengan hiasan berbentuk rantai contohnya + dahan dan ranting pohon.

Caranya adalah tusukan jarum jahit yang sudah beri benang dengan langkah maju memasukan jarum dari bawah ke atas. kemudian jarum akan ditusukkan kembali pada lubang pertama dilanjutkan tusukan dari bawah ke atas pada lubang berikutnya dimana posisi benang dilingkarkan pada jarum. Setelah benang ditarik maka benang akan melingkar di lubang tusukan kedua. Lakukan secara bertahap berulang-ulang. Lihat gambar dibawah ini :

tusuk rantai

tehnik dasar jahit tusuk rantai

7. Tehnik dasar menjahit tusuk silang

Tehnik dasar menjahit tusuk silang digunakan biasanya sebagai hiasan khusus pada kain.

Caranya adalah tusukan jarum jahit yang sudah beri benang dari dalam ke luar kain  dari kanan atas ke kiri bawah, kemudian menusukan jarum dari kanan bawah ke kiri atas dengan posisi menyilang. Usahakantujukan jarum sejajar untuk bagian atas dan bagian bawahnya sehingga membentuk tanda silang yang sejajar. Lakukan berulang sampai hasil yang diinginkan. Lihat gambar dibawah ini :

tusuk silang

tehnik dasar jahit tusuk silang

8. Tehnik dasar menjahit tusuk som

Tehnik dasar menjahit tusuk som digunakan mengunci lipatan bahan dan tidak bisa dibuka kembali dengan mudah..

Caranya adalah tusukan jarum jahit yang sudah beri benang pada kain yang terlipat dari arah dalam ke luar lalu masukan tusukan lagi jarum ke dalam pada bagian tengah lipatan dengan jarak yang rapat. Lakukan berulang sampai selesai menjahit lipatan. Lihat gambar dibawah ini :

tusuk-soom

tehnik dasar jahit tusuk som

9. Tehnik dasar menjahit tusuk balut

Tehnik dasar menjahit tusuk balut digunakan merapihkan bagian pinggiran kain dengan menyatukan dua kain tepi yang dilipat..

Caranya adalah tusukan jarum jahit yang sudah beri benang pada kain dimulai dari kiri ke kanan atau sebaliknya dari kanan ke kiri dengan posisi benang dari tusukan agak miring. Lihat gambar di bawah ini :

tusuk balut

tehnik dasar jahit tusuk balut

Bagi anda yang ingin memesan seragam kerja dapat menghubungi kami di SMS/WA no 0813-8249-5027

Kami menerima pesanan pembuatan seragam kerja dari seluruh indonesia secara custom (berdasarkan pesanan) dan selama memesan seragam kerja, anda kami berikan konsultasi gratis baik design atau bahan yang akan digunakan jika memang diperlukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
× Silahkan chat dengan kami